in

Manager Bank Tinggalkan Pekerjaannya, Sukses Jadi Pedagang Dimsum

Teguh, eks karyawan bank yang sukses berdagang dimsum. (Foto/Detik.com)

Jakarta – Tidak banyak orang yang berani mengambil resiko ketika sudah berada di posisi zona nyaman, apalagi sudah menduduki posisi level atas dari sebuah Bank.

Teguh (36), mantan manager bank ini nekat keluar dari zona nyaman dan menjadi seorang wirausahawan.

“Saya dulu Branch Manager di salah satu bank. Karir saya pada saat itu bagus. Saya sering mendapatkan penghargaan yang tidak semua karyawan bisa dapat seperti itu. Dapat penghargaan Best Achiever,” ujar teguh seperti dilansir di detik.com.

Teguh memilih keluar dari Bank salah satu alasannya yang paling kuat adalah untuk meninggalkan RIBA.

“Kemudian saya mulai cari-cari tahu tentang bank, segala macam tentang riba. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak lagi buat bergabung dengan pekerjaan yang lama,” cerita pria yang tinggal di Depok ini

Demi menggapai ketenangan hari dengan meninggalkan posisi manager, ia pun belum tahu akan membuka usaha apa. Dengan gaji yang tersisa ia dan istrinya, Septin Aldila(35) mempunyai ide membuka usaha thai tea

“Dulu waktu awal-awal resign, saya masih bingung tuh mau usaha apa. Sehingga kita ada beberapa bulan itu hanya ngandalin sisa gaji saya terakhir. Jadi sambil cari-cari, dan masih belum tahu mau ngapain. Yang jelas saya tidak mau kerja lagi. Kemudian saya buka thai tea,” ujar Teguh.

Teguh dan Septin merasa harus mencari makanan pendamping dari thai tea, selain untuk menambah pendapatan, ia mempunyai ide untuk membuka usaha dimsum

Dengan latar belakang yang sama sekali tidak ada hubungan dengan kuliner, kedua tetap bersemangat bereksperimen mencari formula rasa yang pas untuk dimsumnya

Awal memang sering gagal, namun karena terus mencoba berkali-kali hampir 2 tahun akhirnya ia menemukan formula ya pas. Tidak sedikit memang modal yang dikeluarkan untuk coba-coba.

Berkat kegigihannya membangun usaha dimsum dari tahun 2016, omset yang didapatkan saat ini sudah dibilang sangat fantastis.

Saat ini Teguh sudah mempunyai 20 karyawan yang bekerja dalam 2 shift untuk memenuhi permintaan pelanggannya. Tak hanya itu ia kini mempunyai 17 distributor yang tersebar di Indonesia dan paling jauh di Bukittinggi, Sumatra Barat.

Dalam sehari, Teguh bisa mencetak 15 ribu sampai 20 ribu dimsum siap antar.

“Untuk omzet berapa ya rata-rata dimsumnya kita antara 15 ribu sampai 20 ribu produksinya sehari. Nah harga dimsum kita yang paling murah di Rp 1.850. Kalau omzetnya sih sekarang sebulan mungkin sudah bisa beli rumah sederhana lah di Depok” ujarnya sembari tertawa.

Kesuksesan Teguh ini membuat bungkam orang-orang yang pernah mencibirnya karena meragukan keputusannya meninggalkan pekerjaannya sebagai Manager Bank. (girbok/detik.com)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Demi Biaya Pengobatan Anaknya, Dua Cucunya Dijadikan Jaminan Hutang

    Akhirnya, Perpisahan Resmi Lionel Messi Dengan Barcelona FC