Yogyakarta | Pada umumnya, peringatan haul tidak terlepas dari tiga hal, yakni memanjatkan doa kepada seseorang, pengajian umum/pembacaan sejarah singkat termasuk diantaranya menyampaikan tanggal lahir/ tanggal wafat, jasa serta keistimewaan yang patut diteladani dari yang diperingati haul. Dan yang ketiga adalah sedekah yang dapat diberikan kepada orang-orang yang berpartisipasi dalam acara haul, ataupun diserahkan langsung ke rumah masing-masing/intitusi sosial lainnya.
Memperingati haul/hari wafatnya Bendoro Pangeran Haryo (BPH) Diponegoro Ke-167 Tahun, Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Patra Padi) mengadakan beberapa acara. Event yang pertama adalah kunjungan sekaligus penyerahan Bantuan Sedekah Peringatan Haul BPH Diponegoro kepada Panti Asuhan Yayasan Alpha Indonesia (YAI), Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Jumat, 7 Januari 2022.
Selaku perwakilan Pengurus Yayasan YAI Pajangan, Bantul, Ibu Merry Paryanti menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus terima kasih atas perhatian dan bantuan sedekah Peringatan Haul BPH Diponegoro.
Hadir dalam acara ini, perwakilan Pengurus Patra Padi, Ketua Umum Bapak R. Rahadi Saptata Abra, S.Si, MBA, Bendahara Umum Ibu R.Ngt. Puri Wangi Hanindyari, SIP dan Bapak R. Hendy Purwo Prabowo.
Atas Peringatan Haul Ke-167 Tahun BPH Diponegoro, Panti Asuhan YAI mengadakan istighosah yang dilaksanakan pada Hari Senin, 10 Januari 2022 Pukul 16.00 WIB.
Sedangkan acara kedua sekaligus sebagai puncak rangkaian Peringatan Haul BPH Diponegoro Ke-167 Tahun, Patra Padi menyelenggarakan Tahlil & Doa bersama secara virtual melalui zoom meeting. Tujuan diadakannya acara Tahlil & Doa Bersama ini adalah untuk mendoakan BPH Diponegoro supaya diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT sekaligus mengenang & menghargai jasa-jasa beliau.
Mengingat acara terbuka untuk umum, maka acara ini dihadiri oleh internal kerabat Trah Diponegoro & eksternal Trah.
Acara dibuka dengan agenda Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban penyerahan Bantuan Sedekah Peringatan Haul BPH Diponegoro kepada Panti Asuhan Yayasan Alpha Indonesia Cabang Yogyakarta oleh Bendahara Umum Patra Padi, Ibu R.Ngt. Puri Wangi Hanindyari, SIP, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum Patra Padi, Bapak R. Rahadi Saptata Abra, S.Si, MBA dan sambutan dari Sesepuh Patra Padi, Bapak RM. Suryoputro. Adapun Tahlil & Doa bersama dipimpin oleh Bapak R. Masjidi, S.Ag., M.A. serta sebagai Host sekaligus pembaca biografi BPH Diponegoro adalah R. Pandu Setyawan, SE.
Dalam sambutan acaranya, Ketua Umum Patra Padi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada yang hadir haul virtual ini dan kepada pihak-pihak yang telah berkenan menyelenggarakan acara Haul BPH Diponegoro secara mandiri.
l’histoire se répète (sejarah akan terulang kembali). Apa yang pernah terjadi di masa lampau akan terulang kembali di masa kini & mendatang.
Untuk itu, sebagai pengingat sekaligus pembelajaran kita, berikut disampaikan jasa-jasa BPH Diponegoro, antara lain:
- Mengajarkan karakter tawadhu (rendah hati), sederhana, berani membela kebenaran & menentang kebatilan dengan segala risikonya.
- Menumbuhkan semangat nasionalisme anti imperalisme, sehingga roda sejarah bergulir menuju kemerdekaan Bangsa Indonesia.
- Mempersatukan kaum bangsawan, ulama & rakyat untuk bangkit mengobarkan perang sabil melawan Penjajah Belanda dan sekutunya.
- Mempopulerkan strategi perang gerilya (dedemitan) yang kelak di kemudian hari strategi ini diadopsi oleh Pejuang Indonesia dalam Perang Kemerdekaan (1945–1949).
- Mewariskan beberapa karya tulis, salah satunya adalah Babad Diponegoro. Sebuah mahakarya sastra yang berisi otobiografi BPH Diponegoro. Pada tanggal 21 Juni 2013, PBB melalui UNESCO mengakui dan mengukuhkan Babad Diponegoro sebagai Memory of The World / Memori Ingatan Dunia.
(girbok/*)


GIPHY App Key not set. Please check settings