in

WRC PAN RI DIY Kawal Program Kotaku Di Karangwaru

Yogyakarta | Koordinator Wilayah Watch Relation of Corruption Pengawas Aset Negara Republik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta ( WRC PAN RI DIY ) K. Herman Setiawan berkomitmen, untuk terus mendukung dan mengawal program program pemerintah.

Ssalah satunya program Kotaku yang masuk ke Karangwaru sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pencegahan korupsi agar program pemerintah untuk pembangunan wilayah bisa berjalan secara maksimal dan mampu menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat baik infrastuktur fisik maupun nonfisik untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat .

Unsur-unsur masyarakat baik Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Tridaya Waru, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan ( LPMK ) Karangwaru maupun Pihak Kelurahan Karangwaru sebagai Tri Pilar pembangunan akan merasa lebih nyaman dalam menjalankan ketugasannya dengan adanya kawalan dan edukasi bersama WRC DIY agar tidak ada penyimpangan dalam menjalankan program pembangunan di wilayahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui Forum Evaluasi yang bertempat di Gedung Pertemuan Kelurahan Karangwaru, Jl Karangwaru Lor TR.2, Karangwaru Tegalrejo, Yogyakarta pada Jumat, (22/10) malam.

Suasana Rapat Evaluasi Program Kotaku FDAT Karangwaru. (Foto/girbok)

Koordinator BKM Tri Daya Gatot Suprihadi, S.T. menyampaikan program yang sudah berjalan 120 hari agar dievaluasi kembali. Hal ini diperlukan agar program tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku dan berdasarkan kesepakatan forum, sehingga semua masalah yang ada dapat teratasi bersama dan tidak menimbulkan efek hukum apapun.

Diskusi penerima manfaat Kota Tanpa Kumuh ( Kotaku ) DFAT diterangkan Bambang Sindu Kardijo, Budi Sudarmanto dan Sugiyanto selaku Ketua, Sekretaris, Bendahara KSM ( Kelompok Swadaya Masyarakat ) Warurejo 1, sampai sejauh ini program berjalan sesuai yang diharapkan bahkan mendapat dukungan penuh masyarakat sekitar sebagai penerima manfaat.

Koordinator Faskel Asrodiyono Karangwaru mendapat Program pilot project pertama Kotaku DFAT merupakan hibah murni khusus di sanitasi dan air minum Warurejo 1,2 dan 3.

Sinkronisasi data di lapangan menjadi tolok ukur keberhasilan program dan anggaran wajib terserap secara maksimal

Lurah Karangwaru Anggit Safrudin, A.md sebagai lurah baru menyampaikan rasa syukur dapat bekerjasama dengan tokoh masyarakat Karangwaru untuk bersama-sama membangun Karangwaru. (girbok)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    UMKM Dapat Manfaatkan National Export Dashboard Dari LPEI Jika Ingin Ekspor

    Digitalisasi Koperasi Makin Penting Untuk Putar Roda Perekonomian