in

FGD WRC DIY dan Kesbangpol DIY terkait Pentingnya Register dan SKT Ormas Di DIY

Dukungan Kepala Kesbangpol DIY kepada WRC DIY terkait program edukasi pencegahan korupsi di pelbagai lokasi di DIY. (Foto/Istimewa)

Yogyakarta | Tim Watch Relation of Corruption Pengawas Aset Negara Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikoordinir K. Herman Setiawan bersama N.S. Sukirman dan Florentina Ina Rimawati melakukan Forum Grup Discussion (FGD) di Ruang Rapat Kantor Kesbangopol DIY Jl. Tentara Rakyat Mataram No.53, Bumijo, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (2/11).

Bersama dengan tim Kesbangpol DIY yang dipimpin langsung oleh Kepala Kesbangpol DIY Dewo Isnu Broto Imam Santoso, SH dan dihadiri oleh Kabid Poldagri Slamet, S.Sos.,M.Si., Kasubbag Ormas Kemasyarakatan Noericha Amalah,S.STP dan Dita

Dewo Isnu menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan keormasan, lembaga, yayasan, perkumpulan baik yang terdaftar resmi di Kemendagri maupun Kemenkumham.

Ia mengatakan, bahwa seyogyanya mereka wajib melakukan Register ke kantor Kesbangpol DIY sebagai pintu masuk utama di wilayah sebelum menjalankan kegiatan operasional kelembagaan meskipun sudah terdaftar secara resmi ditingkat Nasional.

Menurutnya, segala hal yang terjadi terkait operasional keormasan ketika terjadi suatu hal yang berkaitan keamanan,ketertiban, masalah hukum, radikalisme, narkoba, kejahatan apapun akan menjadikan Kesbangpol menjadi rujukan pertama perihal tersebut.

“Keterbatasan regulasi dan Masi terus dilakukannya perbaikan kinerja SDM di internal dan dukungan kerjasama dengan pelbagai ormas, yayasan, lembaga, perkumpulan untuk bekerjasama dan kooperatif dalam melakukan kewajiban register akan sangat membantu,” ungkapnya.

Salah satunya WRC PAN RI DIY yang dalam hal ini, menjalankan edukasi pencegahan korupsi di pelbagai wilayah DIY yang akan membantu menciptakan generasi yang terbebas dari korupsi di masa yang akan datang.

WRC PAN RI DIY pun berkomitmen untuk membantu Kesbangpol DIY melalui Forum Komunikasi ( Forkom ) antar ormas, lembaga, perkumpulan dan yayasan untuk mensosialisasikan pentingnya register untuk diterbitkan SKT ataupun surat register.

K. Herman Setiawan juga menyampaikan dengan mulai berlakunya data register bisa melalui online sebetulnya sangat membantu ormas,lembaga,yayasan,perkumpulan untuk mencatatkan lembaganya dengan mengisi formulir secara online dan meng-upload data yang dibutuhkan melalui http://ormas.jogjaprov.go.id/

Penerimaan surat register oleh Kepala Kesbangpol DIY ke Korwil WRC DIY didampingi Kabid Poldagri, Florentina Ina Rimawati dan N.S.Sukirman. (foto/Istimewa)

Sehingga setelah data lengkap tinggal menunggu pemberitahuan penerimaan SKT atau surat Register dengan membawa dokumen yg pernah di upload sebagai kelengkapan penerimaan SKT atau surat Register yang telah jadi.

Sedangkan untuk perubahan data SKT atau surat register memang belum bisa dilakukan secara online sementara harus ke kantor untuk perubahannya baik kepengurusan, lokasi sekretariat dll.

WRC DIY berkomitmen membantu mensosialisasikan agar semua lembaga, ormas, yayasan dan perkumpulan yang ada di DIY semua secara adminstratif tertib dan berjalan sebagai mana mestinya.

Acara FGD ini pun berakhir dengan penyerahan surat Register WRC DIY secara simbolis oleh Kepala Kesbanpol DIY yang diterima oleh Korwil WRC DIY. (girbok)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Reses III Jaring Aspirasi Masyarakat Oleg Yohan di Karangwaru Kidul

    WRC PAN RI DIY Tinjau Sungai Buntung Terkait Program Fraksi Gabungan DPRD DIY