in

Reses III Jaring Aspirasi Masyarakat Oleg Yohan di Karangwaru Kidul

Sri, Sukirman, Wakil Ketua Komisi B Oleg Yohan, Ketua RW.13 Ischaq Hasyim Rosidy saat pembukaan reses, menyanyikan lagu Indonesia Raya. (Foto/Istimewa)

Yogyakarta | Jaring aspirasi masyarakat dalam reses III tahun 2021 yang diadakan untuk memaparkan ketugasan oleh Wakil Ketua Komisi B Oleg Yohan diadakan di GOR Karangwaru Kidul Jl. Margo Agung Karangwaru Kidul, Karangwaru, Tegalrejo, Yogyakarta pada Senin (01/11).

Dalam sambutan selamat datang ke peserta reses Dewan Jaring Aspirasi Oleh Yohan sebagai Wakil Ketua Komisi B dari Partai Nasdem, Ischaq Hasyim selaku Ketua RW 13 berharap ada manfaat besar yang dapat dimanfaatkan oleh pengurus dan tokoh masyarakat Karangwaru.

Hal tersebut untuk menopang usulan wilayah dalam pokok pikiran Dewan dan berharap pengurus tokoh masyarakat tidak tumpang tindih dalam pengajuan usul.

Oleg Yohan Wakil Ketua DPRD Kota Yogya dalam paparannya, terkait ketugasannya di Komisi B baik program fisik maupun nonfisik yang ada di Karangwaru Kidul bisa diajukan lewat Pokok Pikiran Dewan.

Ia mencontohkan, potensi apa yang dapat di berdayakan oleh UMKM di sepanjang akses jalan pasar Karangwaru agar roda ekonomi dapat terus dikembangkan. Adapun usulan masyarakat dan tokoh masyarakat melalui pokir nantinya akan masuk ke musren 2022 untuk dilaksanakan di kegiatan 2023 kecuali ada hal urgent yang bisa dilaksanakan melalui anggaran perubahan.

Peserta Jaring Aspirasi Dewan di GOR Karangwaru Kidul. (foto/Istimewa)

Tak hanya itu, Muchsin selaku tokoh masyarakat dalam diskusinya, mempertanyakan akses air minum untuk publik yg seperti di PDAM dan maskamp UGM serta medical cek up gratis.

Oleg memaparkan, bahwa PDAM sudah menyiapkan sarana air minum publik dibeberapa kantor pemerintah dan fasilitas publik yang sudah terpasang, seperti kantor PDAM di pasar Pasti. Balaikota pun berharap kedepannya makin meluas lokasinya.

Sementara, untuk medical check up saat ini masih berada di puskesmas.

Endang pun menyampaikan terkait program gandeng gendong terkait sistem pembayaran yang kadang dirasa memberatkan pelaku UMKM.

Terkait hal tersebut, Oleg mengakui kendala tersebut ada pada SDM yang dirasa masih belum efektif dalam melaksanakan sistem yang diberlakukan

K. Herman Setiawan dari Masyarakat Indonesia Maju yang hadir memandang baik terkait reses Dewan bila bisa berjalan secara maksimal untuk menopang usulan wilayah melalui Pokok Pikiran Dewan agar berjalan selaras dengan perencanaan wilayah melalui Musrenbangkel sehingga usulan wilayah bisa realisasi secara maksimal sesuai kebutuhan wilayah. (Girbok)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Pengusaha Aksesoris Batik Mendapat Predikat 20 Wanita Wirausaha Mahir Digital

    FGD WRC DIY dan Kesbangpol DIY terkait Pentingnya Register dan SKT Ormas Di DIY