in

Gowes Dies Natalis UAJY ke-57

Yogyakarta | Setelah berhenti selama 2 tahun karena pandemi, Gowes Dies Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) diselenggarakan lagi (Minggu, 04/09/22).

Kegiatan gowes tersebut diselenggarakan untuk menyambut Dies Natalis UAJY ke-57. Start dari Kampus II UAJY Babardari dan finish di Kampus IV UAJY Babrbadri.

Gowes Bersama tersebut menempuh jarak pendek sekitar 10 km dengan tute di Kawasan Babarsari dan sekitarnya. Peserta sekitar 300 penggowes baik dari internal maupun eksternal UAJY.

“Gowes Bersama ini bertujuan untuk menjaga kebersamaan dan kebugaran keluarga besar UAJY”, jelas Yoyong Afriadi (Rektor UAJY) dalam sambutan sebelum melepas peserta.

Dalam kesempatan tersebut Rektor UAJY mengucapkan terima kasih kepadaa seluruh sponsor dan pihak yang mendukung acara bersepeda gembira (fun bike) tersebut. Yoyong juga menyampaikan apresiasi kepada eksternal UAJY ytang telah berpartisipasi, seperti perwakilan Kantor Perwakilan BI DIY, Kantor OJK DIY, Bank BPD DIY, ISEI DIY, KADIN DIY, Komunitas Gowes serta warga sekitar Kampus UAJY Babarsari, Yogyakarta.

Hadir dari eksternal UAJY antara lain Edy Suandi Hamid (Penasehat ISEI DIY/Rektor UWM Yogyakarta), Jimmy Parjiman (Kepala OJK DIY), Santosa Rohmad (Dirut Bank BPD DIY), Rifat Pasha (Asisten Deputi Direktur BI DIY), dan Wawan Harmawan (Wakil Ketua KADIN DIY).

Dari komunitas gowes hadir antara lain (Komunitas Gowes “Ladies BPD DIY”), Rudy Badrudin (Komunitas Gowes “BNB”) dan Rudy Hartono (Komunitas Gowes “Njeron Beteng”).
Dalam kesempatan tersebut, mereka memberikan apresiasi dan terima kasih kepada UAJY yang telah mengundang untuk berpartispasi dalam Gowes Dies Natalis UAJY ke-57.

“Selamat Dies Natalis UAJY ke-57, semoga semakin maju dalam berkontribusi memajukan kualitas sumber daya manusia dan iptek”, harap Edy Suandi Hamid (Rektor UWM) yang juga penasehat ISEI DIY.

Menurut Edy, perguruan tinggi bertanggung jawab terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemajuan iptek. Selanjutnya Edy juga erharap Kerjasama UAJY (c.q FBE UAJY) dengan ISEI DIY ke depan dapat ditingkatkan.

“Selamat berhari jadi UAJY ke-57 dan saya berharap UAJY semakin berkontribusi Bersama OJK dan Pemnda untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di DIY”, demikian harapan Jimmy Parjiman (Kepala OJK DIY) kepada UAJY.

Menurut Jimmy, meskipun literasi dan inklusi keuangan di DIY sudah cukup tinggi namun tetap harus diupayakan peningkatannya. Untuk itu OJK DIY siap bersinergi dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi termasuk UAJY.

“Semoga UAJY semaki maju dan berkembang dalam mengabdi di dunia Pendidikan tinggi”, harap Santosa Rohmad (Dirut Bank BPD DIY).

Di samping itu, Santosa juga berharap UAJY dapat meningkatkan Kerjasama dengan Bank BPD DIY dan prinsipnya Bank BPD DIY akan memberikan dukungan terhadap kebutuhan pelayanan perbankan terhadap UAJY, termasuk karyawan dan dosennya.

“Kami berharap ke depan UAJY semakin berkontribusi khususnya dalam mengedukasi masyarakat dan warga kampus dalam penggunaan pembayaran digital melalui QRIS”, harap Rifat Pasha (BI DIY).

Selama ini BI DIY telah mendoroing dan memfasilitasi penggunaan QRIS di berbagai tempat penjualan, rumah ibadah, kampus dan tempat lainnya. Rifat juga mengucapkan selamat atas Dies Natalis UAJY ke-57 dan semoga UAJY semakin maju dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Selamat Dies Natalis UAJY ke-57 dan saya berharap UAJY dapat menjalin Kerjasama dengan KADIN DIY dalam mengimplementasikan Kurikulum MBKM”, demikian harapan yang disampaikan Wawan Harmawan (Wakil Ketua KADIN DIY) dan pengusaha kuliner serta eskportir produk kulit.

Wawan menyatakan KADIN DIY terbuka terhadap perguruan tinggi, termasuk UAJY, dalam penyelneggarakan kurikulum MNKM khususnya dalam program magang bagi mahasiswa dan dosen.

Acara gowes bareng diakhiri dengan sarapan bersama. Di samping itu, juga diselenggarakan panggung hiburan dan pembagian door prize dari sejumlah sponsor.

“Gowes Dies Natalis UAJY ke depan diharapkan lebih banyak mengundang pemangkung kepentingan seperti perwakilan Perguruan Tinggi, Pemda, Perbankan, Media Massa dan pemangku kepentingan lainnya”, harap Y. Sri Susilo (Dosen FBE UAJY) salah satu peserta gowes dalam rilisnya kepada media. (Girbok)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Budidaya Talas Beneng Berbasis Pondok Pesantren, Yayasan Al Umar Tirtosudarmo Bekerjasama Dengan FKPP

    Komunitas Kopi Nusantara, Merajut Insan Perkopian