DIY | Pencegahan dan penanggulangan penyakit di sebuah tempat membutuhkan sinergitas semua komponen guna memaksimalkan hasil yang mendorong pada terciptanya kondisi kesehatan masyarakat yang prima
Demikian juga secara spesifik dalam penanganan penyakit menular HIV dan Aids di kota Yogyakarta, program yang dilaksanakan diharapkan bisa menghasilkan output dan outcome nyata dalam menstabilkan penyandang HIV dan Aids bahkan bisa menurunkan angkanya yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Yogyakarta H. Danang Rudyatmoko dalam sambutan di depan Forum Bersama Pencegahan HIV dan Aids Terpadu Berbasis Masyarakat ( Forbas ) di gedung DPRD Kota Yogyakarta Jl. Ipda Tut Harsono No.43, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165 pada Hari Kamis,09/06/2022.

Forbas yang terdiri dari berbagai unsur dimasyarakat antara lain Warga Peduli Aids ( WPA ), Yayasan Kebaya, LSM CD Bethesda Yakkum, LSM Vesta Yogyakarta, Kelompok Peduli Aids Pita Merah, PKBI Kota Yogyakarta, KPA DIY dalam forum memberikan berbagai masukan ke DPRD kota Yogya dalam upaya bersama penanggulangan pencegahan HIV dan Aids di Kota Yogyakarta di wilayah sesuai kewenangan masing masing lembaga yang berkoordinasi dengan pemerintah setempat, khususnya juga mengubah stigma dan diskriminasi serta pandangan negatif masyarakat atas penderita HIV dan Aids yang mempersulit penyelesaian pengurangan maupun pencegahan HIV dan Aids.
Emma Rahmi Aryani MM, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyampaikan keterbatasan anggaran pemerintah masih menjadi kendala tersendiri penyelesaian terkait HIV dan Aids ditambah fokus pemerintah dua tahun terakhir ke penanganan pandemi Covid 19, diharapkan meredanya virus Covid 19 bisa membuat Dinas Kesehatan juga memfokuskan berbagai penyakit lain yang ada di masyarakat bersama berbagai macam lembaga yang ada kolaborasi dan CSR bisa sangat menunjang pengendalian berbagai penyakit yang ada di masyarakat. (Herman)



GIPHY App Key not set. Please check settings