in

Status Covid 19 Jawa Bali Mengalami Perbaikan, PPKM Tetap Dilanjutkan

Pengumuman Perpanjangan PPKM melalui Akun Youtube Sekretariat Negara, Senin, 6 September 2021. (Foto:Youtube Sekretariat Negara)

Jakarta | Hari ini, Senin 6 September 2021 pengumuman Perpanjangan PPKM diumumkan oleh tiga Kementerian, yaitu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam siaran pers di akun Youtube Sekretariat Presiden.

Pengumuman pertama diawali oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengenai perkembangan Covid 19 di Jawa Bali.

Ia mengatakan, perkembangan Covid 19 di Jawa Bali terus mengalami perbaikan, hal ini ditandai semakin sedikitnya kota/kabupaten di level 4 dari sebelumnya 25 kota/kabupaten, per tanggal 5 September 2021 hanya 11 kota/kabupaten.

Peningkatan yang signifikan terjadi pada PPKM level 2, dengan jumlah sebanyak 43 kota/kabupaten, yang sebelumnya sebanyak 27 kota/kabupaten dari wilayah aglumerasi

DI Yogyakarta pun berhasil untuk menurunkan statusnya menjadi PPKM Level 3, sedangkan Bali masih diperkirakan sekitar satu pekan lagi untuk mencapai level 3.

Secara keseluruhan indikator kasus terkonfirmasi dan kesembuhan mengalami perbaikan. Luhut menyampaikan, bahwa ini merupakan hal yang harus disyukuri, namun bukanlah euforia yang harus dirayakan, kita tetap harus waspada agar kasus tidak bertambah lagi.

Luhut pun menyayangkan kasus yang terjadi akhir-akhir ini yaitu penutupan selama tiga hari untuk restoran di wilayah Jakarta yang melanggar protokol kesehatan. pihaknya pun masih melihat masih banyak restoran kafe yang belum menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi

Pak Presiden, kata Luhut, mengatakan bahwa Covid 19 ini tidak akan hilang dalam waktu yang singkat dan kita harus menyiapkan diri hidup bersama Covid 19, karena status pandemi ini akan berubah dari pandemik menjadi epidemik.

Ia pun membeberkan tiga strategi pandemi yang akan dilakukan agar berubah menjadi epidemik, yaitu :

  1. Peningkatan coverage vaksinasi yang cepat
  2. Testing, tracing dan treatment yang baik
  3. Kepatuhan prokes 3M yang tinggi

Sistem dari PeduliLindungi menjadi integrator dalam menjalankan tiga strategi tersebut. Sehingga bisa meminimalisir penularan Covid19 ketika pihaknya membuka kembali aktifitas masyarakat.

Dalam 1 pekan terakhir ini pihaknya masih menemukan pelanggaran sehingga pemerintah akan melakukan tindakan persuasif dalam menegakkan aturan sebelum melakukan tindakan tegas.

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Pasar Digital UMKM Indonesia Virtual Expo Batch 2 Digelar, 295 UMKM Ikut Serta

    Arahan Presiden Jokowi Terkait Evaluasi PPKM