in

Warung Makan Gratis, Menjadi Salah Satu Program Utama SiJum

Acara Syukuran Warung Makan Gratis serta road show Ustad Andre Raditya di Depok, Rabu (6/10). (Foto:Girbok)

Depok | Komunitas Si Jum yang berdiri lima tahun lalu atau sekitar 2016 lalu, saat ini mendapatkan amanah yang sangat besar di masyarakat. Dengan konsep komunitas, SiJum sudah mempunyai jejaring sekitar 480 dapur operasional yang tersebar di 180 kota.

Berawal dari membagi nasi disetiap hari Jumat di mesjid-mesjid, SiJum mendapatkan amanah yang besar dari masyarakat kemudian terbentuklah Yayasan Nasi Jumat Indonesia.

“Tujuan dari SiJum ini adalah membangun peradaban melalui mesjid, selama berjalan lima tahunan ini belum terbangun peradaban ini, maka program kerja kami melalui rakor nasional memperbaiki dan ingin membangun masjid sendiri sebagai programnya kedepan,” ujar Ketua SiJum, Irfan Yudha Satria saat diwawancarai awak media saat acara syukuran Warung Makan Gratis di Juanda, Rabu (6/10).

Acara syukuran Warung Makan Gratis ini dihadiri oleh relawan SiJum dari berbagai daerah di daop Kota Depok dan Bogor juga sekaligus road show Ustad Andre Raditya sebagai Founder SiJum

Ketua SiJum, Irfan Yudha Satria saat diwawancarai awak media saat acara syukuran Warung Makan Gratis di Juanda, Rabu (6/10). (Foto:Girbok)

Ia mengatakan, SiJum ikut membangun peradaban melalui sarana pendidikan. Saat ini sudah dibangun Taman Kanak-kanak di Klaten, dan dalam proses pembebasan lahan untuk membangun pondok pesantren.

Ia pun menuturkan Visi Misi dari Sijum yaitu membangun peradaban dengan dua konsep, yaitu melalui mesjid dan sarana pendidikan, membangun jaringan usaha bagi relawan-relawan SiJum, dan membangun warung makan nasi gratis SiJum

Warga sedang antre di Warung Makan Gratis SiJum Klaten. (Foto:Istimewa)

Warung Makan Gratis Sijum saat ini sudah berjalan di Klaten dan beberapa daerah termasuk Depok yang akan launching pekan depan, yang bertempat di Jl. Ir H. Juanda No.47, Cisalak, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Pada saat PPKM darurat kemarin, semua aktifitas SiJum terhenti karena terbatasnya kegiatan di Mesjid, hal ini yang menjadi perhatian pihaknya untuk jangan sampai amal soleh terhenti. Dikarenakan hal tersebut tercetuslah ide untuk membuat Warung Makan Gratis SiJum

“Awalnya mengikuti anjuran pemerintah dengan konsep take away, namun setelah dilonggarkan kita menerapkan dine in,” pungkasnya.

Untuk di pusat, Warung Makan Gratis SiJum yang terletak di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Klaten sudah beroperasi sejak bulan Juli 2021 lalu yang buka setiap hari Senin sampai dengan Sabtu mulai pukul 12.00 WIB. Siapapun boleh makan, minum dan menikmati buah yang disajikan secara gratis. 

Sasaran SiJum ini adalah bagi orang-orang yang memang butuh sehingga tepat sasaran. Hal ini merupakan evaluasi dari kegiatan sebelumnya.

“Sempat kejadian berbagi makan di masjid namun kemudian ada yang dibuang juga, ini menjadi bahan evaluasi kami, sehingga kita buka warung makan nasi tersebut untuk orang yang butuh dan benar-benar membutuhkan” ujar Irfan

Warung Makan Gratis SiJum ini prinsipnya buka sesuai kemampuan relawan karena ini merupakan kerjasama antar Dapur Operasional (DAOP).

Untuk pendanaan, ia mengatakan berasal dari para donatur yang ingin beramal baik bersama-sama SiJum, konsepnya satu porsi bernilai Rp. 10ribu yang berisi nasi, lauk, sayur dan buah, atau disesuaikan dengan daerah masing-masing.

Meskipun SiJum sudah berbentuk Yayasan, Irfan mengaku belum mendapatkan atau mengajukan bantuan dari pemerintah, namun pihaknya terbuka bagi yang ingin berkolaborasi.

Untuk teman-teman dan dermawan yang ingin berdonasi untuk program Warung Makan Gratis Depok dapat menghubungi call center Sijum Depok di nomor 0812-9843-5764

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Bogor Aquatic Center, Surga Bagi Para Pecinta Ikan Hias di Kota Bogor

    Deklarasi Pemuda Kampung Jogjakarta, Sosok Tokoh Inilah Yang Menjadi Pelopornya