in

UKM Belimbing Dongkrak Jamu Naik Kelas

pinggirtembok.com | Sejak pandemi Covid -19 terjadi di Indonesia, konsumsi jamu yang berasal dari tanaman lokal mengalami peningkatan.

Rumah Kreatif Belimbing atau UKM Belimbing menginisiasi program kegiatan pemberdayaan pengusaha jamu untuk menjawab peluang dan tantangan tersebut , berupa “Pasar Herbal Depok”.

“Sejak bulan Maret 2020, sudah ada 40 pengusaha jamu lokal kota Depok yang ikut bergabung,” jelas Harjianto, inisiator Pasar Herbal Depok, Sabtu (3/10/2020).

Potensi pengembangan pasar jamu ini, katanya lagi, terbilang besar. Mengingat tingginya tingkat kebutuhan dan permintaan.

“Indonesia mempunyai keanekaragaman hayati. Beragam tanaman rempah dan obat tumbuh subur hampir di seluruh wilayah. Potensi inilah yang menunjang besarnya permintaan pasar,” tutur Ajie, sapaan akrabnya.

Pasar Herbal Depok, lanjutnya, sudah mencanangkan sepuluh program unggulan yang bertujuan untuk membantu mengembangkan pengusaha jamu dari hulu hingga hilir.

“Kami sudah melakukan kunjungan ke Balai Penetilian Tanaman Rempah dan Obat, konsultasi branding ke Gambaran Brand, penjajakan business matching dengan Hotel Santika dan Hotel Savero, hingga keliling mendatangi pengusaha jamu ke rumahnya,” ungkapnya

Lebih lanjut Ajie mengatakan untuk memajukan pengusaha jamu, pihaknya tidak bisa sendirian. Butuh peran aktif masyarakat dan pemangku kepentingan, untuk mendukung program yang sudah dicanangkan.

“Beberapa program unggulan Pasar Herbal Depok, yakni pembuatan e-katalog, standarisasi alat produksi, diskusi online (webinar), hingga ingin mempunyai mobil jamu keliling sendiri,membantu promosi dan penjualan bergerak,” ucapnya. (RA17)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Makanan Khas Betawi Yang Populer

    Fenomena La Nina, Curah Hujan Tinggi hingga Potensi Bencana Banjir