in

Dorong Ekspor, Kadin DIY Sosialisasikan Program 1000 Agregator Bisnis

KADIN DIY melalui bidang UMKM, Koperasi dan Digital Marketing kembali mengadakan kurasi untuk produk UMKM. (Foto:Kadin DIY)

Yogyakarta |  Indonesia dikenal kaya akan sumber daya alam berupa hutan yang tersebar di seluruh nusantara. Selama ini hasil hutan non kayu yang berasal dari tanaman dan bersifat dapat diperbarui belum sepenuhnya mendapatkan perhatian dari para pemangku kepentingan di sektor kehutanan. Padahal tanaman non kayu memberikan kontribusi ekonomi dan penyerapan tenaga kerja yang signifikan.

KADIN DIY melalui bidang UMKM, Koperasi dan Digital Marketing kembali mengadakan kurasi untuk produk UMKM untuk mendorong ekspor produk UMKM di wilayah DIY.

Kegiatan ini bertempat Lantai dua Gedung Dekranasda, Kabupaten Sleman pada tanggal 22 September 2021 yang diikuti oleh 20 peserta UMKM dari sektor anyaman serat alam yang ada di Kabupaten Sleman.

Kurator terdiri dari Emirita Pratiwi, Lia Mustafa, Indah Rahayu dan Riza. Dalam kesempatan kurasi ini sekaligus di sosialisasikan program 1000 agregator bisnis untuk pemasaran produk UMKM dan bantuan pengiriman produk ke USA dan Timur Tengah dan bantuan 100 paket marketing kit dan website untuk UMKM di wilayah DIY.

Kegiatan yang sama dilaksanakan pada 14 September 2021 di dinas koperasi dan umkm Kulonprogo. Kegiatan ini akan terus dilakukan untuk mendorong ekspor produk-produk UMKM di wilayah DIY.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan produk-produk UMKM di DIY sudah sangat memenuhi syarat untuk bersaing dengan produk-produk sejenis dari negara-negara lain. Selain itu, perkembangan teknologi informasi telah merubah pola perdagangan melalui media online, dengan demikian pasar yang secara geografis sangat jauh dapat dikelola secara remote dan real time dari berbagai tempat.

“Kita menginginkan UMKM di DIY ramai-ramai memasuki pasar internasional dan mendorong mereka untuk dapat naik kelas melalui program Cross Border Market. Banyak yang sudah siap tetapi lebih banyak yang belum siap, maka kami dengan Kadin DIY telah merancang beberapa kegiatan seperti kurasi produk, pemasaran via marketplace, bantuan biaya pengiriman dan marketing material serta penggalangan business aggregator,” tutur Siwi disela pelepasan ekspor dalam rangka peringatan Hari UMKM dan perjanjian kurasi anyaman serat alam di kantornya, Kamis (12/08/2021).

(Hermawan Ardiyanto, WKU Bidang UMKM, Koperasi dan Digital Marketing KADIN DIY)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Laporan Sementara 29 Pohon Dan Baliho Ambruk, Dampak Hujan Badai Di Depok

    Jejak Belanda Di Keraton Yogyakarta