in

Siswi SMA Bogor Ini, Ciptakan Produk Dari Limbah. Inovatif!

Greenpots, produk inovatif yang diciptakan siswi SMA asal Bogor. (Foto/IST)

Bogor | Semangat bersinergi dan saling membantu menjadi sumber inspirasi Aufa Hanun Zahiyah, seorang siswi SMA asal Bogor,Jabar. Dengan menggandeng penjahit keliling dan UKM lainnya ia berhasil mengembangkan karya kreatifnya.

Karena karyanya tersebut, ia menerima penghargaan terbaik Astra Honda Motor (AHM) Best Student 2021 ini berhasil mengubah dan mendaur ulang limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) menjadi media tanam. GreenPots ia melabeli karyanya.

Ide kreatif ini merupakan hasil kunjungan Aufa ke perkebunan sawit di daerah Jasinga, Bogor. Ia menemukan limbah TKKS yang belum dimanfaatkan secara optimal. Mengingat bercocok tanam sedang menjadi tren saat pandemi, Siswa pelajar SMA Negeri 3 Bogor ini melihat ada peluang usaha yang bisa dikembangkan.

Anak kedua dari dari tiga bersaudara ini segera membuat desain kreatif untuk karya GreenPotsnya. Pot tanaman hias ini dibuat berbahan dasar serat kelapa sawit sebagai media tanam insitu pupuk. Ia memilih limbah TKKS karena terinspirasi untuk mengurangi penggunaan plastik dan limbah ini cocok untuk mendukung perkembangan tanaman.

Kendala pun ditemui, ia terbentur pada proses produksi dan perakitannya. Tidak kehabisan akal ia berpikir untuk melibatkan tiga penjahit keliling yang biasa ia lihat untuk bekerjasama memproduksi Greenpots.

Aufa Hanun Zahiyah, seorang siswi SMA asal Bogor saat menciptakan GreenPots dari Limbah. (Dok: AHM)
Aufa Hanun Zahiyah, seorang siswi SMA asal Bogor saat menciptakan GreenPots dari Limbah. (Dok: AHM)

Tak hanya Greenpots, Aufa juga berhasil membuat inovasi faceshield berbahan policarbonat anti UV dan juga masker kain yang sangat bermanfaat dalam menjalankan aktivitas masyarakat saat ini, sehingga ia memberdayakan sekitar 15 orang penjahit keliling pada proses produksi.

Tiga produk tersebut berhasil dijual ke warga sekitar juga berkembang luas di wilayah Kota Bogor. Sehingga permintaan yang terus meningkat ini berdampak pada peningkatan produktivitas penjahit.

“Saya berharap inovasi produk ini dapat terus diterima masyarakat dan semakin luas memberdayakan lebih banyak orang. Di tengah mengembangkan usaha ini, saya juga tetap berupaya fokus belajar dan mengerjakan tugas sekolah sehingga ilmu saya pun dapat turut membantu pengembangan usaha ini,” ujar Aufa.

General Manager Corporate Communication PT AHM, Ahmad Muhibbuddin mengapresiasi kreativitas dan semangat sinergi yang dikembangkan oleh Aufa meski masih duduk di bangku SMA. Masa pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda terus dapat berkontribusi aktif dalam menghadirkan karya inovatif yang dapat bermanfaat untuk masyarakat.

“Ide kreatif dan kontributif Aufa ini luar biasa, apalagi bisa berkolaborasi dengan penjahit keliling dan kelompok tani kelapa sawit. Dia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri tapi juga mau mengabdi dan bersinergi sehingga lahir gerakan partisipatoris yang berdampak pada ekonomi masyarakat. Saya berharap Aufa dan peserta kegiatan AHM Best Student lainnya dapat menginspirasi generasi muda lain untuk menggelorakan semangat sinergi membangun negeri,” ujar Muhib,

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Target 2024, 30 Juta UMKM Terhubung Ke Ekosistem Digital

    Rencana Kenaikan Pajak Final 1 Persen Untuk UMKM, Bisa Gulung Tikar