in

Rencana Kenaikan Pajak Final 1 Persen Untuk UMKM, Bisa Gulung Tikar

Surabaya | Pemerintah berencana menaikkan pajak final 1 persen untuk pelaku UMKM Mikro. Rencana ini ditolak dari berbagai pelaku UMKM mikro di beberapa daerah termasuk Jatim.

Anggota Komisi B DPRD Jatim Subianto mengatakan pihaknya secara tegas menolak rencana tersebut karena mengancam kehidupan pelaku UMKM mikro di Jatim.

“Ini musim semuanya mengalami kesulitan ditengah pandemi. Kok pemerintah malah rencana menaikkan pajak final 1 Persen. Jelas pelaku UMKM Mikro di Jatim akan mati atau gulung tikar,” jelas politisi asal Partai Demokrat ini saat dikonfirmasi, Rabu (1/9).

Ia mencontohkan apabila omzet keuntungan pelaku UMKM Mikro Rp. 4,8 M saja dalam satu tahun, bila kednakan pajak final 1 persen, maka secara otomatis para pelaku UMKM tersebut akan mengeluarkan pajak final perbulannya Rp. 1 Juta

“Uang Rp 4 juta itu besar sekali bagi para pelaku UMKM. Apalagi belum untuk menyediakan kebutuhan lainnya misalnya gaji pegawai atau yang lainnya. Apalagi sekarang ekonomi lagi lesu. Terus darimana lagi pemasukan, kok malah harus bayar Rp 4 juta per bulan. Jelas akan gulung tikar,” jelasnya, saat dikutip dari nusantaranews.co

Subianto berharap agar pemerintah membuat kebijakan yang meringankan rakyat terutama untuk para pelaku UMKM Mikro

“Jangan malah membuat kebijakan yang jelas-jelas merugikan rakyat terutama para pelaku usaha. Saat ini semuanya sedang menjerit atas kondisi terpuruknya perekonomian,” tandasnya.

Rencana kenaikan pajak final dari 0.5 persen menjadi 1 persen ini disodorkan pemerintah dalam pembahasan revisi Rancangan Undang-Undang Ketentuan Umum Perpajakan (RUU KUP)

Mengingat saat ini, situasi belum membaik bagi pelaku UMK sejak pemerintah malakukan restriksi ketika pandemi melanda 2 tahun lalu. Kondisi itu disebut tidak menguntungkan bagi UMK dan RUU KUP dinilai tidak menjamin iklim usaha yang sehat. 

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Siswi SMA Bogor Ini, Ciptakan Produk Dari Limbah. Inovatif!

    Child Free, Dapatkah Dijadikan Pilihan?