in ,

Debat Pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Depok Tahun 2020

Pinggirtembok.com | Di tahun ini beberapa daerah di Indonesia melakukan Pilkada. Sebagai masyarakat pun harus tahu siapa yang akan menjadi pemimpin kita.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok akan menggelar debat perdananya bagi kedua pasangan calon atau paslon Wali dan Wakil Wali Kota Depok. 

Untuk diketahui, ada dua kontestan dalam gelaran pilkada ini yakni Pradi Supriatna-Afifah Alia selaku paslon nomor urut 1 dan paslon nomor urut 2 Mohammad Idris-Imam Budi Hartono.

Ketua KPU Depok Nana Shobarna menuturkan, perhelatan debat Pilkada Depok 2020 akan berlangsung dalam tiga tahap.

Yang mana edisi perdana akan berlangsung pada Minggu, 22 November 2020 dan disiarkan secara langsung di INews TV pada pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.

Menjelang tiga hari berlangsungnya debat terbuka, Nana mengaku pihaknya telah siap secara keseluruhan melangsungkan perhelatan debat Pilkada 2020 Kota Depok untuk pertama kalinya.

“Alhamdulillah kita sudah siap, tinggal pelaksanaannya saja. Untuk materi, kita sudah siap semua. Insha Allah tinggal pelaksanaan saja,” kata Nana saat dikonfirmasi di Kantor KPU Depok, Jalan Raya Kartini, Kamis (19/11).

Selain itu, Nana memastikan perhelatan debat bakal berlangsung dengan mengetatkan protokol kesehatan Covid-19. Pihaknya bakal membatasi jumlah perorangan yang dapat mengikuti keberlangsungan debat terbuka di studio stasiun INews TV.

“Untuk debat kalau kita yang pertama memang kita menekankan kepada seluruh pihak wajib mematuhi protokol kesehatan. Kedua, berkomitmen untuk pasangan calon untuk tidak membawa massa,” ujar Nana.

Ia mengatakan, tema dalam debat perdana adalah tata kelola pemerintahan pelayanan publik dan hukum di Kota Depok dalam era kebiasaan baru.

Nana menerangkan, di dalam ketentuannya KPU Depok menetapkan tim penyusun materi. Orang-orang yang berada di dalam tim tersebut tentunya kredibel dan berpengalaman di bidangnya masing-masing.
Tim ini terdiri dari lima orang yang berisikan akademisi, pengamat, dan profesional. Mereka saat ini tengah menjalankan tugasnya dalam membuat pertanyaan-pertanyaan atau materi yang akan digunakan dalam debat nanti.

“Debat ini diharapkan menjadi ruang untuk paslon dalam mengelaborasi visi misi serta program yang dimilikinya. Melalui debat ini juga KPU berharap paslon dapat menyampaikan secara detil apa saja rencana yang akan dikerjakan bila terpilih nanti.
Debat ini menjadi sarana paslon untuk menyampaikan visi misinya. programnya. Jadi masyarakat mengetahui rencana kerja calon pemimpin kotanya,” ujar Nana.

Selain itu, Nana berharap debat tersebut menjadi ajang para kontestan menarik simpatik para pemilih untuk menggunakan hak suaranya di Pilkada Depok 2020.
Sampaikan apa saja yang ditawarkan, sampaikan apa yang bisa menjadi daya tarik tersendiri, pemikat bagi para pemilih agar memilih para pasangan calon.

Dia berpesan kepada kontestan yang akan mengikuti debat perdana ini agar menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

“Debat ini akan disaksikan oleh jutaan mata masyarakat, jadi para paslon harus mempersiapkan diri secara maksimal, sehingga tampilan yang disajikan ke masyarakat optimal,” imbuh Nana.

Melalui debat, Nana berharap bisa menjadi referensi bagi pemilih untuk menentukan pilihan di 9 Desember,mendatang. “Dengan kita adakan debat ini, kita harapkan menjadi referensi pemilih untuk menggunakan hak suaranya nanti,” ungkap Nana. (RA17)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Lurah Panmas Ingatkan Warga Gencar Lakukan Gerakan PHBS

    MTQ XXI 2020 Tetap Dilakukan Dengan Memanfaatkan Teknologi Virtual