in

Agar Berkembang Lebih Baik, Gemah Ripah Perlu Lakukan Pembinaan Para Pedagang

Yogyakarta | Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X meminta Koperasi Buah Gemah Ripah Gamping turut melakukan upaya pembinaan masyarakat. Paguyuban pedagang buah di Pasar Buah Ambarketawang ini disarankan untuk memulai pembinaan dari para pedagang buah eceran yang ada.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur DIY saat menerima para pengurus Koperasi Buah Gemah Ripah Gamping di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Senin (18/10). Sri Paduka mengatakan, dengan mulai melakukan pembinaan bagi para pedagang buah eceran, Koperasi Gemah Ripah bisa ikut berkembang lebih baik.

“Saya minta tolong untuk mulai dipikirkan bagaimana agar para pengecer buah ini memiliki koperasi sendiri. Karena pedagang besar seperti anggota Gemah Ripah pasti tidak bisa berjalan sendiri juga tanpa pengecer. Jadi bagaimana kita membina mereka sehingga bisa lebih baik lagi,” papar Sri Paduka.

Sri Paduka meyakini, para pedagang yang saat ini menjadi anggota Koperasi Buah Gemah Ripah Gamping merupakan pedagang yang telah berjuang dalam waktu yang lama hingga bisa seperti sekarang ini. Dari pengalaman yang didapat selama ini itulah, para pedagang Koperasi Buah Gemah Ripah Gamping bisa turut berkontribusi melakukan pembinaan.

“Tidak mungkin anggota Gemah Ripah langsung besar, pasti dulunya juga ‘merangkak’ dulu. Biarkan pengalaman selama ini menjadi bermanfaat dengan membina pihak lain. Tentu demi kemaslahatan bersama,” ungkap Sri Paduka.

Sementara itu, Manajer Koperasi Buah Gemah Ripah Gamping, Bambang Raharjo menyampaikan, kunjungan kali ini, selain untuk bersilahturahmi juga untuk meminta kesediaan Sri Paduka menghadiri kegiatan vaksinasi massal kedua yang diadakan pihaknya.

“Kedatangan kami untuk mohon doa restu pelaksanaan vaksinasi massal di pasar buah kami. Rencananya akan kami laksanakan 2 November 2021 nanti. Ini pelaksanaan vaksinasi kami yang kedua, dan kami mohon Kanjeng Gusti rawuh supaya mendorong anggota kami maupun masyarakat di sekitar pasar untuk mau divaksin,” paparnya.

Diungkapkan Bambang, pada pelaksanaan vaksinasi pertama yang mereka adakan, tercatat 472 orang yang ikut vaksinasi. Untuk pelaksanaan kedua nanti diperkirakan jumlah peserta akan lebih banyak lagi, mengingat hingga saat ini sudah cukup banyak masyarakat yang mendaftar. (Rt)

HUMAS DIY

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Dalam Mengikuti Perkembangan, Diharapkan UMKM Melek Literasi Digital

    Dorong Penguatan UMKM, MUI Ajak Umat Manfaatkan Wakaf Dan ZIS