in

Lima Pasar Tradisional Di Yogyakarta Dibuka Kembali

Yogyakarta | Lima pasar tradisional di Kota Yogyakarta sudah kembali diizinkan untuk beroperasi. Meskipun sudah diizinkan beroperasi, kegiatan jual beli di pasar tersebut belum sepenuhnya pulih khususnya di Pasar Beringharjo Barat.

Kepala Bidang Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Utomo mengatakan aktivitas di pasar sangat tergantung pada wisatawan dan keramaian di Malioboro.

“Saat pariwisata belum pulih maka kondisi di pasar pun terbilang masih sepi dari pengunjung,” kata Gunawan Nugroho Utomo, Kamis, (5/8).

Belum semua pedagang di Pasar Beringharjo Barat membuka tokonya saat aktifitas ekonomi di

Selain Pasar Beringharjo Barat, pasar tradisional yang menjual barang nonesensial yang diizinkan buka adalah Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy), Pasar Klithikan Pakuncen yang menjual barang bekas dan unik, Pasar Sepeda Tunjung Sari, dan Pasar Cipto Mulyo yang menjual material kebutuhan dekorasi taman.

Gunawan mengatakan aktifitas di Pasthy dan Pasar Klithikan justru lebih ramai dibandingkan dengan Pasar Beringharjo Barat. Ini disebabkan karena barang yang dijual merupakan barang yang diminati oleh konsumen yang mempunyai hobi tertentu.

“Untuk Pasar Sepeda Tunjung Sari dan Pasar Cipto Mulyo juga berangsur pulih karena memang jumlah pedagang dan pengunjung harian tidak terlalu banyak,” katanya.

Meskipun aktifitas di pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-sehari sudah berjalan, penerapan protokol kesehatan pun dilakukan dengan ketat.

“Kondisi pasar yang menjual bahan kebutuhan pokok memang cenderung tetap ramai meskipun ada penerapan PPKM. Tetapi kami sudah memberikan rambu-rambu agar protokol kesehatan tetap dilakukan,” katanya.

Jam operasional untuk seluruh pasar tradisional di Kota Yogyakarta tetap dibatasi yaitu maksimal pukul 15.00 WIB kecuali untuk Pasar Induk Giwangan yang diizinkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

Selain itu, pembatasan pengunjung pun diupayakan tetap dilakukan sebanyak maksimal 50% dari kapasitas pasar. (Girbok)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Ekonomi Syariah Berpotensi Mendorong Peningkatan Sektor Pariwisata

    Ada Lagi, Pensiunan Polisi Gagal Vaksin Karena NIK Ganda