in

Ketua Yayasan H Anif Beri Bantuan Ambulance Kepada Masjid Jogokariyan

Ketua Yayasan H Anif yang juga Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulance kepada Masjid Jogokariyan di Yogyakarta, Senin (13/9/2021) malam. (Foto:Istimewa)

Yogyakarta | Dalam menjalankan wasiat ayahandanya, almarhum H Anif, Musa Rajekshah menyerahkan bantuan satu uni mobil ambulance kepada Masjid Jogokariyan di Yogyakarta, Senin (13/9).

Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck ini adalah Ketua Yayasan H Anif yang juga Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut). Bersama Wong Solo Grup, Puspo Wardoyo, bantuan ini diterima takmir Masjid Jogokariyan Yogyakart, Ustaz Muhammad Jazir

Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus Masjid Jogokariyan karena telah mau menerima bantuan dari orang tuanya melalui Yayasan H Anif tersebut.

“Kami berterima kasih kepada bapak Jazir dan seluruh pengurus masjid yang mau menerima bantuan dari orang tua kami melalui Yayasan H Anif, yang sebelumnya dua unit kendaraan pembersih mesjid dan sekarang mobil ambulan untuk membantu masyarakat secara gratis melalui masjid,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa bantuan ini bukan untuk menjadi ajang pamer tapi karena ingin memberikan bantuan kepada daerah-daerah yang membutuhkan. Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan oleh umat Islam yang berkemampuan untuk membantu saudara seagama dan seluruh umat manusia di muka bumi.

“Hal ini agar kita bisa menunjukkan bahwasanya Islam sebagai agama yang Rahmatan Lil Alamin. Semoga kehidupan kita ini bisa bermanfaat untuk seluruh umat dan seluruh manusia,” jelasnya.

Almarhum H Anif dalam masa hidupnya mempunyai cita-cita untuk membangun 99 masjid, hingga saat ini sebanyak 22 masjid telah selesai dibangun dan dua masjid lainnya segera diresmikan. Dalam kesempatan ini, Musa juga meminta untuk didoakan agar ia dan seluruh anak-anak almarhum H Anif dapat meneruskan cita-cita ayahnya tersebut.

Ia juga menambahkan, bila di Yogyakarta terdapat pihak yang ingin mewakafkan tanahnya, pihaknya siap untuk membangun masjid di tanah tersebut. Tak hanya di Yogyakarta, hal serupa juga dilakukannya di Solo yang siap untuk membantu sepenuhnya.

“Insya Allah kita seluruh umat islam bisa membuat hal-hal yg baik, tidak hanya sebatas memakmurkan masjid tapi juga memakmurkan umat seluruhnya baik di sekitar masjid dan seluruh nusantara ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Owner Wong Solo Grup Puspo Wardoyo menuturkan, dirinya memang telah menerima wasiat dari almarhum H Anif agar dapat menyerahkan secara langsung bantuan mobil ambulance kepada Masjid Jogokariyan. Dia berharap dengan bantuan ini, dapat memberikan banyak manfaat bagi mesjid dan masyarakat yang ada di sekitarnya.

“Saya salut beliau masih konsisten bahwa mesjid akan berguna bagi orang banyak. Rencana mobil ambulance ini untuk mempermudah jamaah, bila ada yang sakit. Pak H Anif memberikan amanah pada saya agar memberikannya ke masjid ini,” ucapnya.

Takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta Ustaz Muhammad Jazir mengungkapkan, sebenarnya almarhum H Anif ingin menyerahkan sendiri bantuan mobil ambulance kepada Mesjid Jogokariyan ini, tapi ternyata, beliau terlebih dahulu dipanggil oleh Allah SWT.

Oleh karena itu, Jazir mengucapkan terimakasih dan berharap agar mobil ketiga yang diberikan ini dapat benar-benar bermanfaat secara optimal bagi keperluan masjid. Dia juga mendoakan agar seluruh amal almarhum H Anif dapat diterima dan semua khilafnya diampuni oleh Allah SWT.

“Waktu saya bertemu dengan Pak H Anif, beliau mengatakan jika dia akan memberikan lima unit mobil. Tapi saat itu saya bilang cukup dua saja. Namun karena Covid, saya pun menghubungi kembali dan alhamdulillah ditambah satu mobil ambulance yang hari ini diserahkan langsung oleh bapak Musa Rajekshah,” ujarnya.

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

GIPHY App Key not set. Please check settings

    UMKM Go Digital Bareng Gojek Dan Kemenkominfo

    Kabupaten Bogor Uji Coba Pembukaan Bioskop Dengan Protokol Kesehatan Yang Ketat