in

Kepergian Sang Maestro Tari Gagrak Ngayogyokarto Hadiningrat

Tarian Beksan Diponegoro karya Alm KRT DR Sunaryadi Maharsiworo,SST,MSN. Kenangan saat dipentaskan Milad 231 tahun Pangeran Diponegoro 2016 di Kepatihan Yogyakarta. Foto/ist

Yogyakarta | Inna lillahi wa inna illaihi roji’un.
Kabar duka menyelimuti Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Patra Padi). Pada Hari Sabtu Kliwon, 9 April 2022 Pukul 14.30 WIB, salah satu pendiri Patra Padi sekaligus anggota Dewan Pertimbangan dari garis keturunan R. Aj. Munteng / R.Ay. Gusti Mertonegoro, KRT. DR. Sunaryadi Mahasiwara, M.SST, MSn telah berpulang ke Rahmatullah dalam usia 73 tahun.

Dalam kiprahnya di jagad seni dan pelestarian budaya Jawa, Almarhum berperan aktif dan berkontribusi banyak dalam seni tari gagrak Nyagogyakarta Hadiningrat. Hal ini dibuktikan dengan pendirian Pusat Olah Seni dan Bahasa Retno Aji Mataram pada Tanggal 9 Juli 1984 di Kampung Gedongkiwo, Yogyakarta. Sebagai informasi, Pusat Olah Seni dan Bahasa Retno Aji Mataram bergerak dalam pelestarian sekaligus tempat pelatihan tari klasik gaya Yogyakarta, karawitan, seni dalang untuk anak, tari kreasi baru dan bahasa Inggris.

Almarhum KRT. DR. Sunaryadi Mahasiwara, M.SST, MSn. foto/ist

Selain itu, beliau juga aktif sebagai Abdi Dalem di Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kridhomardawa Karaton Nyagogyakarta Hadiningrat dengan pangkat kalenggahan terakhir sebagai Bupati Anem.

Beberapa karya tari gubahan almarhum, diantaranya adalah tari Lelangen Beksan Diponegoro yang ditampilkan pada acara Dialog Budaya & Gelar Seni “Yogya Semesta” di Bangsal Kepatihan, Selasa Wage, 16 November 2016 serta tari Topeng Ngreni yang dipentaskan dalam Peringaran Milad 236 Tahun Bendoro Pangeran Haryo (BPH) Diponegoro, Kamis Legi, 11 November 2021 di nDalem Yudonegaran.

Atas kegigihan beliau dalam membimbing siswa dan aktif melestarikan seni budaya tari, Almarhum KRT. DR. Sunaryadi Mahasiwara, M.SST, MSn mendapatkan beberapa anugerah dan penghargaan, salah satunya adalah penghargaan kategori bidang budaya seni tari dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta pada tahun 2013.

Atas nama Kerabat Trah Diponegoro, Ketua Umum Patra Padi Rahadi Saptata Abra menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga amal dan ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu’anhu. Aamiin. (girbok)

What do you think?

100 Points
Upvote Downvote

Written by GirBok

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Bubur India Masjid Pekojan, Gurih dan Berasa Rempahnya, Dibagikan Gratis Selama Ramadhan

Patroli gabungan MKD bersama Linmas se-Bojong Gede, Cegah Gangguan Kamtibmas