in

Ada Korona Yang Bersinar Terang Di Tajur Halang, Kira-kira Apa yaa?

pinggirtembok.com | Bagi para pecinta otomotif beroda dua pasti tidak asing dengan daerah Sasak Panjang yang terkenal se Jabodetabek ini sebagai tempat untuk mencari onderdil dari segala macam jenis sepeda motor, bukan?

Tapi kali ini ada yang berbeda lho, pinggirtembok.com kali ini mengunjungi daerah tersebut bukan untuk mencari onderdil sepeda motor tapi ingin bertemu dengan salah satu warga yang mempunyai kreatifitas luar biasa yang membanggakan.

Herudin (Sapaan Heru), warga tajur halang, seorang yang menciptakan lampu korona yang idenya terlahir karena selalu berdiam diri di rumah saat pandemi.

Ia mengatakan selama pandemi lebih banyak berdiam diri di rumah, namun harus terus berpikir keras dan”memutar otak” agar tetap memperoleh penghasilan untuk memenuhi keluarganya.

Berawal dari sering terjadinya pemadaman listrik di wilayahnya, timbul ide untuk membuat suatu kreatifitas. Dengan modal seadanya disertai keahliannya di bidang elektronik dan kelistrikan ia berhasil menciptakan lampu tanpa listrik sederhana.

Bahan-bahan pembuatannya cukup sederhana, seperti papan untuk alas lampu dengan memanfaatkan sisa bahan furniture, sisanya beli ke toko elektronik dan toko listrik. Pembuatan pertamanya dengan satu baterai dengan ketahanan daya sinar cahaya lampu hingga empat jam.

Akhirnya ia berusaha mengembangkannya menjadi dua baterai. Alhasil setelah dicoba ternyata mampun bertahan 10 hingga 12 jam.

Pada awalnya lampu ini hanya untuk dipakai sendiri saja pada saat listrik di wilayahnya sedang padam, namun ada seorang teman, Purwanto warga Depok, yang tertarik untuk dijadikan bisnis karena sangat bermanfaat ketika listrik padam.

Melihat kesempatan tersebut akhirnya lampu tersebut diberi nama “LAMPU KORONA“, yang dari sekedar iseng mengisi waktu saat diam dirumah aja yang ternyata menjadi suatu lahan bisnis baru.

Seiring berjalannya waktu, peminatnya semakin banyak dan permintaan pun semakin tinggi. Dalam sehari ia pun mampu produksi hingga puluhan “LAMPU KORONA” yang dihargai 80ribu ini.

“Sementara untuk pemasaran baru melalui temen ketemen untuk wilayah Jobodetabek, dan Jawa Barat Bandung dan Subang, sekarang ini permintaan sudah sampai di luar pulau Jawa, yaitu Pulau Sumatera tepatnya di Palembang dan Sabang ( Aceh), untuk pengiriman pun melalui jasa experdisi.” Ujar Heru.

Nah, bagaimana Sobat Girbok (pingGIRtemBOK.com), apa kreativitasmu dirumah yang dapat dijadikan nilai ekonomis, bolehlah berbagi ke kami melalui pesan di Facebook, Twitter atau Instagram kami dan akan kami tayangkan di pinggirtembok.com. (RA17)

Jangan lupa follow social media kami, langsung klik aja ya :
Facebook -> pinggirtembokid
Twitter -> PinggirTembok
Instagram -> pinggirtembok

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Uli Bakar Yang Tak Tergerus Jaman, Kuliner Tradisional Yang Legit

    Kreatif! Memanfaatkan Bungkus Kopi Jadi Tikar, Yuk Simak Caranya?