in

Memuliakan Yatim Piatu Membuka Pintu Di Surga

pinggirtembok.com | Bulan Muharram merupakan salah satu bulan istimewa yang dimuliakan oleh Allah SWT.Hari Asyura adalah hari ke-10 pada bulan Muharram dalam Kalender Hijriyah. Sedangkan asyura sendiri berarti kesepuluh. Hari ini menjadi terkenal karena bagi kalangan Syi’ah dan sebagian Sufi merupakan hari berkabungnya atas kesyahidan Husain bin Ali, cucu dari Nabi Islam Muhammad pada Pertempuran Karbala tahun 61 H. Dan Dibulan ini banyak terjadi peristiwa penting, dan bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan-amalan dàn ibadah. 10 Muharram atau Asyuro jatuh pada tanggal 29 Agustus 2020, Selain disunahkan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram juga dianjurkan memperbanyak sedekah kepada fakir miskin dan anak yatim piatu.

Peringatan Hari Raya Idul Yatama (Lebaran Yatim) 10 Muharram 1442 H dilakukan di Aula Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) An-Nur Kel. Mampang Kec. Pancoran Mas Kota Depok, Jawa Barat pada hari Ahad tanggal 11 Muharram 1442 H, Dihadiri oleh,Hj. Halimah, selaku ketua Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) An-Nur, H.Suroso SE, selaku Pengawas Yayasan Amal Wanita Depok, para  donatur,  juga Lansia senam yang dinaungi oleh PSAA An-Nur dan Tamu Undangam, Minggu 30/08/2020.

Dalam Ceramah Agama di isi oleh Ra’uf Rahman salah satu Santri Panti Sosial Asuha Anak ( PSAA),dengan materi  ” Makna 10 Muharram” sedikit kutipan isi ceramahnya Momentum 10 Muharram dijadikan sebagai Idul Yatama, berdasarkan anjuran untuk menyantuni anak-anak yatim pada hari tersebut.

“Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat menyayangi anak-anak yatim. Dan beliau lebih menyayangi lagi pada hari Asyura (tanggal 10 Muharram).Di mana pada tanggal tersebut, Beliau menjamu dan bersedekah bukan hanya kepada anak yatim, tapi juga keluarganya. seseorang yang menyantuni anak yatim bahkan secara istiqamah ia melakukannya, maka ia akan mendapatkan keutamaan dari Allah yakni pahala.”Orang yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan keutamaan disisi Allah SWT. Sebab, pertama perilakunya adalah cerminan tingginya keimanan dan ketakwaan kepada Allah,”

H.Suroso SE,dalam acara kegitan  Santunan Yatim Piatu mengatakan kepada wartawan pinggirtembok.com diberikan kepada 18 orang anak penghuni PSAA An-Nur (10 orang laki2 dan 8 orang perempuan,Kegiatan ini dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah, salah satunya penggunaan masker selama acara berlangsung” 

H. Suroso SE, selaku Pengawas Yayasan Amal Wanita Depok, Intinya adalah, anak2 diharapkan terus belajar agama selama tinggal di PSAA An-Nur, agar ketika mereka lulus dari panti dapat mengaplikasikan semua yang sudah diajarkan selama mereka tinggal dipanti,Terutama yang laki-laki disini diajarkan untuk bisa menjadi imam sholat, memimpin tahlil, memimpin dzikir dan memimpin do’a karena kelak setalah berkeluarga ia akan menjadi iman di keluarganya.

Di Akhir acara untuk merasakan saling memiliki dan menyayangi anak Yatim Piatu mendakan makan bersama, karena dengan memakan bersama sangat berarti bathin bahwa mereka merasakan seperti berkumpul kembali dengan keluarganya secara utuh yang selama dipanti jarang merekan dapatkan setipa saat ” sambil meneteskan air mata” tutup Hj. Halimah” ( RA17)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Senam Bersama Persit Kartika Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 0508 Koorcab Rem 051 PD Jaya Depok

    Kelurahan Depok Gencar Melakukan Sosialisasi Jam Malam Untuk Pencegahan Covid