Yogyakarta | Kota Yogyakarta merupakan destinasi wisata dan kota budaya dimana Malioboro merupakan salah satu magnet yang sangat kuat dalam menarik wisatawan untuk berkunjung. Salah satu sudut Malioboro adalah Pasar Kembang yang dikenal dengan sebutan Sarkem dan menjadi salah satu iconik di Yogyakarta.
Sarkem yang merupakan jalan diantara Stasiun Kereta Api Tugu dengan kampung Wisata Sosoromenduran yang memilki aneka potensi seperti seni budaya, kerajinan dan kuliner merupakan satu untaian daya tarik wisata yang unik dan memiliki ciri khas.
Keunikan tersebut menjadi brand destinasi wisata di kawasan Malioboro yang akan terus dikembangkan Pemkot Yogyakarta melalui berbagai program kegiatan yang difasilitasi Pemkot melalui Dinas Pariwisata.
Hal itu disampaikan Asisten Perekonomian Setda Kota Yogyakarta Kadri Renggono dalam pembukaan SarkemFest 2022 pada Sabtu (26/3) di Loko Coffe Shop jalan Pasar Kembang Yogyakarta.
Kadri yang hadir mewakili Walikota Yogyakarta juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat seperti, tokoh masyarakat, para pelaku usaha bisnis (kuliner, perhotelan, tour travel/jasa pariwisata, pelaku/pemerhati seni budaya dan PT KAI Daop VI Yogyakarta, yang telah bekerja sama dalam pelaksanaan SarkemFest 2022 dan menjadikannya sebagai salah satu tempat favorit wisatawan di kawasan Malioboro.
“Berkat peran multi-stakeholder diatas maka segala upaya pembangunan dan penataan kawasan Pasar Kembang sebagai kawasan wisata budaya, perekonomian dan bisnis di Kota Yogyakarta dapat melekat dan berkesan di ’mata dan ingatan memory’ setiap pelancong ke Kota Yogyakarta dapat terwujud,” kata Kadri
Dalam kondisi PPKM level 3, mudah-mudahan yang dilakukan dalam membangun pariwisata di Kota Yogyakarta mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan mewujudkan Pariwisata sebagai lokomotif ekonomi di Kota Yogyakarta.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menuturkan bahwa dalam kegiatan SarkemFest 2022, dinas telah menerima berbagai masukan dari tokoh masyarakat, seniman, budayawan perihal perencanaannya, kemudian mendikusikannya guna mencari format terbaik dan memfasilitasi pelaksanaannya.
“SarkemFest 2022 yang bertemakan Menyapa Rasa Menggapai Martabat merupakan Ide dan gagasan masyarakat guna meningkatkan daya tarik dan promosi pariwisata,” urai Wahyu
Sasaran kegiatan Festival pasar kembang adalah para pelaku seni dan masyarakat antara lain: pelaku seni pertunjukan (Keroncong, Jazz, Reggae), pelaku kegiatan seni rupa (pameran seni instalasi dan drawing on the spot), pelaku seni fashion, Tourism Activity (Blusukan Sepeda Onthel di Kampung; pameran UMKM, dan pasar kuliner.) terangnya.
Pembukaan dilakukan dengan memukul gamelan oleh Asisten Perekonomian Setda Kota Yogyakarta Kadri Renggono yang didampingi oleh anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Pariwisata, Ketua PHRI, Ketua ASITA, Polres dan Tokoh Masyarakat. (girbok/humas kota jogja)



GIPHY App Key not set. Please check settings