in

Dalam Waktu Dekat Mall Di Bogor Akan Dibuka

Wali Kota Bogor, Bima Arya saat mengecek kesiapan mal. (foto/IST)

Bogor | Sejumlah pusat perbelanjaan dalam waktu dekat akan segera dibuka kembali. Pemkot Bogor pun terus mengupayakan pemulihan perekonomian di Kota Bogor

Kali ini, Wali Kota Bogor Bima Arya dan Kapolresta Bogor Kota Kombespol Susatyo Purnomo Condro mendatangi Botani Square dan Bogor Trade Mall (BTM).

Bima mengungkapkan, hasil survei Pemkot Bogor dengan IPB menunjukkan bahwa mal adalah salah satu tempat publik dengan nilai kepatuhan prokes tertinggi.

“Siang tadi saya dan Kapolresta meninjau kesiapan pengelola mal jika dalam waktu dekat diizinkan untuk kembali beroperasional,” ungkapnya, Sabtu (21/8).

Secara umum pihaknya sudah siap untuk membuka kembali aktifitas di mall. Pemerintah Kota Bogor bersama pengelola mall pun sudah mempersiapkan mekanisme protokol kesehatan yang diperlukan

“Kita masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat untuk keputusan pembukaan pusat perbelanjaaan di Kota Bogor,” paparnya.

Bima mengungkapkan, bagi warga dan pegawai mal atau pusat perbelanjaan untuk unduh aplikasi Peduli Lindungi di gawai.

“Wajib digunakan sebagai skrining untuk semua yang akan masuk,” pungkasnya.

Peduli Lindungi, Syarat Pengunjung untuk Masuk

Sejumlah mal di Kota Bogor telah melakukan persiapan jika diperbolehkan buka oleh Pemerintah dan Satgas Covid 19. Salah satunya adalah menyiapkan barcode yang nantinya terapliasi ke sebuah aplakasi bernama Peduli Lindungi milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Selain berfungsi sebagai kode pemindai pengunjung yang ingin masuk ke mal  atau pusat pemberlanjaan, aplikasi Peduli Lindungi akan memperlihatkan jumlah pengunjung di mal tersebut.

Jika sudah memenuhi 50 persen pengunjung tidak boleh masuk dan dapat mengetahui apakah pengunjung tersebut sudah divaksin atau belum

Sejauh ini, mal yang sudah melakukan sistem barcode dengan menggunakan Peduli Lindungi hanya dua, yaitu Botani Square dan BTM.

Bima juga mengungkapkan ada tren penurunan kasus, BOR sudah turun, vaksin sudah menyampai 50 persen.

“PR kita mempersiapkan sosialisasi aplikasi Peduli Lindungi agar warga yang ingin berkunjung juga sudah menyiapkan aplikasinya. Pusat perbelanjaan juga harus siap menyiapkan. Silahkan yang outdoor bisa dibuka dan terima pengunjung dengan  pembatasan,” ucapnya.

General Manager BTM Bogor, Herman Budi Santoso, berharap tanggal 23 besok pemerintah pusat mengumumkan Bogor menjadi salah satu kota yang kembali bisa melakukan pusat perbelanjaan.

“Kalau ditunda lagi, dampaknya luas, dari segi ekonomi akan sangat sangat berdampak. Kurang lebih ada 5000 kerja,” akunya.

Herman juga mengungkapkan bahwa beberapa tenant mengalami kolaps, salah satunya adalah UMKM.

“Karena kita paham betul bahwa UMKM ‘kan tidak semuanya mapan, tidak semuanya juga jualan online. Jadi,  perputaran tenant banyak pada saat kondisi seperti ini,” katanya.

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Ratusan Ribu Pelaku UMKM Gulung Tikar Saat Pandemi

    Wanita Di Jember Nekat Bunuh Diri Karena Teror Pinjol