in

Debt Collector Perampas Mobil Sopir Taksi Online Menjadi DPO

Sopir taksi online mengalami kejadian perampasan kendaraan oleh deb collector. (Foto:Istimewa)

Jakarta | Debt Collector kembali membuat resah, kali ini menimpa seorang pengemudi taksi online yang terjadi di wilayah Makassar.

Rober Sattu (44), seorang pengemudi taksi online menjadi korban perampasan oleh beberapa pria yang diduga sebagai debt collector di Jalan Dr Leimena, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Selasa (7/9) siang.

Aksi perampasan tersebut terekan dalam video berdurasi 1 menit 54 detik yang tersebut di beberapa grup wartawan. Terlihat di video tersebut, tiga orang berbadan besar terlibat cekcok mulut dengan Rober. Terlihat salah satu oria sedang mengambil paksa kunci mobilnya.

Kapolsek Manggala, Kompol Supriady membenar kejadian tersebut, kasus tersebut sedang diselidiki oleh jajarannya dan mengejar para pelaku.

“Sudah ada laporan polisinya, sementara kita kejar terlapornya,” ucapnya, Rabu 8 September 2021.

Supriady menyebutkan bahwa pelapor, berusaha mempertahankan mobilnya dengan merk Daihatus bernopol DD 1848 ST karena belum ada putusan pengadilan mengenaik tunggakan mobil di salah satu perusahaan pembiayaan di Makassar

Menurut Edhy, sapaan akrab Kapolsek, kejadian dalam video itu berlangsung pada pukul 14.00 Wita. Adu mulut antara Rober dan tiga orang pria diduga debt collector tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas. “Karena itu kan jalan satu arah, baru dekat pasar yah macet,” ujarnya.

Korban pun mengalami luka lecet di bagian jarinya karena ingin mempertahankan kunci mobilnya.

“Karena pelapor ini mempertahankan kunci mobilnya, jempol kanannya luka. Sekarang kita tangani, anggota Unit Reskrim sudah bergerak menyelidiki debt collector itu,” jelasnya.

Kepolisian sudah mengindentifikasi ketiga pria yang melakukan perampasan tersebut, yaitu perusahaan pembiayaan yang berkantor di Jalan Urip Sumoharjo.

“Identitasnya sudah kita ketahui, inisial ARC, FR dan SJY. Tinggal tunggu waktu saja, Inshaallah terungkap,” ungkap Mantan Kapolsek Rappocini ini.

Edhy mengimbau kepada masyarakat yang merasa mengalami kasus serupa untuk dapat melaporkan ke pihak kepolisian.

“Karena sesuai instruksi pimpinan segala bentuk premanisme harus dibasmi. Tidak ada tempat untuk preman-preman berkedok debt collector di Indonesia, khususnya Makassar,” ujarnya.

Sumber Okezone

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Debt Collector Perampas Motor Ojol Di Kebon Jeruk Menjadi Tersangka

    Tiga Orang Debt Collector Perampas Mobil, Diamankan Polisi