in

Teknologi Jaringan 5G Akankah Hadir Di Indonesia?

Jaringan yang tersedia saat ini pada umumnya. (foto/febrian)

pinggirtembok.com | Rencana pemerintah yang akan menghadirkan teknologi jaringan 5G memang sudah sejak 2015 melalui situs kominfo dengan judul artikel Jaringan 5G Akan Diterapkan 2020

Nah, temen-temen tau tidak apa itu Jaringan 5G? pada artikel saat ini, kita akan sedikit mengulas mengenai teknologi jaringan 5G.

Jaringan 5G atau fifth generation (generasi kelima) adalah teknologi terbaru untuk telekomunikasi yang melebihi standar 4G yang diprediksi memiliki kecepatan hingga berkali-kali lipat dari kecepatan generasi sebelumnya. (wow, keren ini, nonton video online ga pake lemot kayaknya ya?)

Pengguna 5G dapat berharap bahwa kecepatan unduhan pada gigabit per detik (Gb/s), jauh lebih besar dari puluhan megabit per detik (Mb/s) kecepatan 4G.

“Sebagai contoh, dengan kecepatan data gigabit per detik, Anda berpotensi mengunduh film ke ponsel atau tablet Anda dalam hitungan detik. Jenis kecepatan data itu dapat memungkinkan aplikasi realitas virtual atau mobil mengemudi otonom,” Harish Krishnaswamy, seorang profesor teknik elektro di Universitas Columbia di New York seperti dilansir dari live science.

SK Telecom dan KOTSA di Korea melakukan ujicoba infrastruktur 5G yang dapat mengunduh file sebesar 1Gb hanya dengan waktu 0,4 detik. (amazing..)

5G sudah sepantasnya memiliki konektifitas tinggi dibandingkan “G” sebelumnya. Kita coba urai satu persatu.

1G, generasi awal yag tercipta di tahun 1970an yang merupakan jaringan analog yang hanya memungkinkan digunakan untuk komunikasi suara, bukan data lho. Kecepatannya hanya sekitar 2 kbps saja, jadi kalo mau unduh file film sebesar 1 GB, ponselnya akan membutuhkan waktu selama 1 bulan-18 hari-17 jam-2 menit-47 detik untuk menyelesaikan unduhan.

2G, yang dikembangkan pada tahun 1980 ini merupakan jaringan suara dan data. Dikenal pula dengan jaringan “GPRS”, kecepatannya pun masih minim antara 14,4 hingga 64 Kbps.

Jaringan 3G udah sering kita dengar bukan, yang diberi predikat mobile broadband, jaringan ini dikembangkan pada tahun 1990an. Dengan kecepatan 2Mbps, lumayanlah untuk mendownload sebuah file berukuran 1 Gb hanya dengan waktu 1 jam-11 Menit-34 Detik

Untuk jaringan 4G sendiri mempunyai kecepatan hingga 200 Mbps yang dikembangkan pada tahun 2000an. Di Indonesia, menilik publikasi komunitas Fring, 4G hadir di Indonesia dalam bentuk uji coba sejak pertengahan 2010.

Bila teman-teman sering mendengar istilah Long Term Evolution (LTE) itulah salah satu standar 4G yang diperkenalkan oleh Telkomsel pertengahan 2010. Kala itu, provider ini tidak menyebutnya 4G namun dengan 3,9G, namun lebih pas dengan 4G apabila kecepatannya di klaim mencapai 150 Mbps

Menurut laporan Open Signal bertajuk “The State of LTE” yang mendata penetrasi 4G di setiap negara per Juni 2017, jaringan 4G di Indonesia hanya mencakup 62,7 persen. Artinya, masih banyak wilayah yang tak tercakup jaringan 4G di indonesia. Padahal, sejak mulai diujicobakan pada 2010, jaringan 4G di Indonesia kini sudah berumur 10 tahun.

“Sebaiknya perbaiki dulu struktur 4G nya deh, masih banyak kita alami jaringan naek turun alias lemot” Ujar Daud salah satu pemilik perusahaan yang berkaitan dengan bisnis digital di Kota Depok, Sabtu, (15/08/2020)

Kalau melihat lamanya proses kehadiran 4G di Indonesia, jadi kira-kira kapan ya masyarakat Indonesia bisa merasakan Jaringan 5G? (fdf)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Bocah 379 Bersepeda Riang Gembira Keliling Perkampungan

    GoCeh Nikmati Jalur Perkampungan dan Persawahan