in

Polisi Dari Tegal Budidaya Jambu Kristal, Menambah Kas Desa

Aiptu Mulyanto, anggota Polres Tegal memanfaatkan tanah benkok desa menjadi ladang bisnis Jambu Kristal. (Foto:Istimewa)

Tegal | Disela-sela kesibukannya menjadi anggota Polres Tegal, Aiptu Mulyanto mencoba membantu ekonomi warga dan menyumbang kas desa untuk kemajuan desanya.

Pak Mul, begitu sapaan akrabnya, membantu dengan cara memanfaatkan tanah bengkok desa menjadi lahan bisnis jambu kristal

Ia selalu meluangkan waktunya untuk menyirami kebun jambu kristal diatas lahan seluas 3 hektar di Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal yang bernaung dalam Bumdes Wringi Sejahtera.

Ia mengaku, bila ide ini muncul ketika Presiden Jokwi membuat kebijakan agar desa mampu memanfaatkan dan mengelola sumber data yang ada untuk kemajuan ekonomi desa itu sendiri.

Awalnya, budidaya tanaman bukalah buah jambu kristal melainkan buah pepaya california.

“Awalnya memang sempat bingung bagaimana cara meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara memanfaatkan lahan, dan akhirnya ketemu jenis pepaya california. Kemudian bersama warga dan izin kepala desa mulai mendirikan bumdes dengan fokus kerja pada bidang perkebunan,” terangnya, Minggu (5/9/2021).

Namun, lambat laun mencoba beralih ke budidaya tanaman jambu kristal, tak dinyana produk ini yang akhirnya berkembang dan menjadi komoditas perkebunan yang diterima baik oleh masyarakat.

“Setelah masa penanaman yang hanya 6 bulan, alhamdulillah hasilnya baik dan hingga saat ini kita sampai kuwalahan menerima order dari pengunjung, baik yang datang ke agro wisata Wringin Sejahtera ini maupun yang pesan melalui media sosial,” sambungnya.

Pak Mul mengatakan, dalam sehari mampu menghasilkan hingga 1 kwintal jambu dengan rasa yang manis dan tanpa biji

Menurutnya, dalam waktu sehari, kebun yang dikelolanya mampu menghasilkan hingga 1 kwintal jambu dengan rasa yang manis dan tanpa biji, dan dapat membantu kas desa sebanyak Rp. 45 Juta

”Hasil panen pada tahun pertama kami sudah bisa membantu kas desa sebanyak Rp45 juta dan harapan saya ditahun ini dan selanjutnya target kami bisa lebih tinggi, sehingga harapan pemerintah terkait kemandirian pembangunan desa bisa terwujud,” jelasnya.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at mengapresiasi yang dilakukan oleh anggotanya dalam membantu masyarakat dan Polri pasti mendukung apapun yang dilakukannya selama itu bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.

Merupakan salah satu tugas pokok Polri adalah memberikan pengayoman kepada masyarakat, sehingga dengan peran aktif tersebut, ia berharap mampu menimbulkan kepercayaan masyarakat kepada Polri.

“Terbukti dari hasil jualan itu, bisa membantu saudara kita yang berjualan rujak dan memberikan manfaat positif untuk pemulihan ekonomi nasional,” ujar pimpinan Polres Tegal

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    400 Pelaku UMKM Mengikuti Kontes “Masterclass Ikan vs Kopi” KKP

    Belajar Budaya Jawa Lewat Suasana Rumah Makan Edukatif Di Sleman