in

Wayang Wong ‘Gana Kalajaya’, Promosi Pariwisata Indonesia Kepada Dunia

Konsulat Jenderal RI di Mumbai berkolaborasi dengan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat akan menyelenggarakan pertunjukan virtual Wayang Orang (Wayang Wong) “Gana Kalajaya”, Sabtu (25/9). (Foto:Istimewa)

Yogyakarta | Dalam upaya mempromosikan pariwisata Indonesia kepada masyarakat India dan dunia, Konsulat Jenderal RI di Mumbai berkolaborasi dengan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat akan menyelenggarakan pertunjukan virtual wayang orang (Wayang Wong) “Gana Kalajaya”, Sabtu (25/9).

Selain mempromosikan pariwisata Indonesia, acara ini juga sekaligus mengangkat kemiripan serta keunikan cultural heritage yang dimiliki oleh Indonesia dan India.

“Wayang Wong ‘Gana Kalajaya’ merupakan sebuah kisah klasik tentang kelahiran Batara Gana/Dewa Ganesha dalam versi Keraton Yogyakarta,” seperti yang tertulis dalam keterangan resmi dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (23/9).

Pemilihan cerita “Gana Kalajaya” pada pertunjukan kali ini dirasa sesuai dengan suasana perayaan Festival Ganesh Chaturthi di India, terutama di Mumbai, Maharashtra, yang berlangsung selama sepuluh hari pada awal bulan September.

Batara Gana yang merupakan tokoh sentral dalam pertunjukan ini, digabarkan sebagai makhluk berbadan manusia dengan kepala gajah, memiliki kesaktian, serta gading yang kuat.

Keberhasilannya dalam menaklukan raja raksasa Prabu Nilaudraka membuat ia diangkat menjadi salah satu dewa di kayangan. Ia diberi gelar Batara Gana atau Batara Ganesha.

Dilansir dari gudeg.net, Wayang Wong “Gana Kalajaya” adalah karya (Yasan Dalem) Sri Sultan Hamengkubuwono X, Raja Kesultanan Yogyakarta saat ini.

Dalam kehidupan masyarakat Hindu, Batara Gana atau Dewa Ganesha merupakan salah satu dewa yang diagungkan, yaitu Dewa Ilmu Pengetahuan. Ia juga dianggap sebagai simbol kebijaksanaan, perlindungan, dan keberuntungan.

Selain sebagai bagian dari kegiatan promosi pariwisata, seni dan budaya, penyelenggaraan pertunjukan virtual ‘Gana Kalajaya’ juga merupakan bagian dari perayaan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pertunjukan dilakukan secara virtual agar dapat disaksikan oleh semua orang di belahan dunia.

Pertunjukan ini diharapkan dapat makin mempererat hubungan Indonesia dan India. Tidak hanya itu, pagelaran ini juga diharapkan dapat meningkatkan hubungan people to people contact serta meningkatnya kunjungan wisatawan India ke Indonesia pada masa mendatang.

Pertunjukan ini akan disiarkan secara langsung (live streaming) dari Pelataran Srimanganti Keraton Yogyakarta melalui kanal YouTube dan Zoom pada pukul 19.00 – 22.30 WIB/17.30 – 21.00 IST.

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings

    Banjir Tiba-tiba Di Mampang Depok, Padahal Tidak Hujan

    Rencana Pajak Pph Naik 1 Persen, UMKM Terbebani