in

Apa Itu Mural? Yuk Kita Kenal Lebih Jauh

Mural karya Bang Jack Jon Tentang Kehidupan pesan moral " dimana orang-orang kecil hidup terbatas, tidak sebebas dan seenaknya seperti orang besar." (Foto/IST)

pinggirtembok.com | Pasti kita udah nggak asing lagi sama yang namanya mural. Sering pula kita menggunakan istilah seni mural ini untuk menyebut lukisan-lukisan yang biasa ada di trotoar jalan, di bangunan tua, ataupun di beberapa tempat lain.

Tapi sebenarnya kalian tau nggak sih apa itu seni mural? Kalo ditanya apa itu mural, pasti kebanyakan dari kita bakal menjawab, “oh, yang gambar di tembok itu loh”. Nah, biar kita makin tau apa itu seni mural, yuk kita bahas seluk-beluk sekarang.

Menurut bahasa, kata mural berasal dari bahasa Latin, yaitu “Murus” yang artinya dinding. Sedangkan definisi mural secara luas adalah menggambar atau melukis dengan media berupa dinding, tembok, maupun media luas lainnya yang bersifat permanen.

Dari sini udah mulai paham kan, mural itu gimana? Jadi, yang disebut mural nggak hanya gambar atau lukisan bermediakan dinding aja, meskipun dari asal katanya memiliki arti “dinding”. Lukisan yang dibuat pada media permanen, misalnya lantai, langit-langit, ataupun pintu juga bisa dikategorikan sebagai mural.

Mural karya Bang Jack Jon Tentang Kehidupan pesan moral ” dimana orang-orang kecil hidup terbatas, tidak sebebas dan seenaknya seperti orang besar.” (Foto/IST)

Cikal bakal seni mural sendiri sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu kala, tepatnya pada zaman pra sejarah, sebagai bukti terdapat lukisan di dinding gua Lascaux, yakni daerah selatan Perancis yang menggambarkan manusia, binatang, serta gambar abstrak lain yang merupakan bagian dari seni pra sejarah terbaik di dunia, meskipun penampakannya berbeda dengan mural saat ini. Sebab, pada zaman dahulu belum ada cat, sehingga proses pembuatannya menggunakan sari buah ataupun zat warna mineral lain. 

Salah satu lukisan mural yang paling terkenal adalah mural karya Pablo Picasso yang dinamakan Guernica. Lukisan mural ini mengisahkan tentang peristiwa pengeboman kota Guenrica yang merupakan bagian dari perang saudara di Spanyol pada tahun 1937.

Saat ini melukis mural tidak hanya dijadikan sebagai media untuk mengkritik isu sosial ataupun sekedar hobi belaka, namun dapat pula dijadikan ladang bisnis. Bisa dilihat bahwa sekarang desain-desain interior maupun eksterior dengan lukis mural sedang banyak diminati.

Contohnya, desain interior cafe dan restoran hits masa kini yang banyak menggunakan lukisan dinding sebagai daya tariknya. Apalagi buat para manusia zaman sekarang yang suka banget berburu spot foto unik, lukisan mural menjadi daya tarik tersendiri, yang secara tidak langsung juga menjadikan lukisan mural sebagai media branding cafe tersebut. (RA17/dari berbagai sumber)

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

GIPHY App Key not set. Please check settings

    E-Ticketing Diberlakukan di Terminal Jatijajar

    Samudera FC Junior Dan Keceriaan Anak-anak Komplek